Kota ini terlalu rumit
terlalu banyak hal yang tak pernah kugamit
bahkan tak pernah sedikitpun terbersit
di benak dan kepalaku yang terus menyempit
Segalanya, di sini,
tak sesederhana di kampung kami
saling jemput naik sepeda masih bukan hal asing
bagi anak kecil di kampung kami
Lalu, bermain layangan, kejar-kejaran
berkeliling sawah hingga lelah
dan sesekali mencuri buah
di kebun tetangga yang serasa milik bersama
sudah jadi kenakalan terbesar yang disambut tawa sesama
Tapi, sungguh, mereka
tak pernah merintih minta perhatian
tak pernah berteriak minta pengakuan
tak khayal pula diberi kemewahan
Anak kecil di kampung kami punya
orang tua yang selalu ada
bahkan sawah tempat orang tua bekerja
bisa disambangi kapanpun tanpa perlu mengiba
tak pernah dikekang, apalagi ditentang
meski badan berlumpur dibawa pulang
Anak kecil di kampung kami juga sering berkelahi
sama seperti di sini bukan?
bedanya, anak kecil di kampung kami akan berlari pulang
mengadu pada Ibu yang menyambutnya dengan pelukan
meski tak dapat pembelaan yang diidamkan,
ia dapat sebuah ketenangan
bahwa selalu ada rumah untuk pulang
dalam dekapan Ibu yang tak akan hilang
Tak ada penghakiman, yang di sini
membuat anak kecil semakin merunduk sedih
yang membuat ia sudah merasa tidak dihargai
di usia yang masih amat dini
yang membuat ia merasa sendiri
tak tahu ke mana harus menghilangkan sepi
Bagi ia, orang tua bukan tempat pengaduan
mereka hanya akan menambah riskan
karena mereka sudah terlalu lelah mencari pundi kehidupan
Sama halnya di kampung kami,
anak kecil juga tak tahu sulitnya mencukupi pundi
tapi mereka memang belum harus mengerti
Yang harus mereka tahu hanya
orang tua yang selalu ada
yang harus mereka tahu hanya
mereka menerima cinta
yang tak berhenti pada ‘cukup’ saja
tapi juga pada ‘penuh’ yang tak pernah sirna
dan semua, diterima, tanpa perlu meminta
Ia ingin orang tua yang tak menghakimi
yang menawarkan rumah abadi
bukan malah menambah beban hati
yang menumpuk dan membuat mereka semakin menepi
sampai pada saatnya nanti,
ia mati dalam frustasi
Ah, entahlah
aku tak tahu sulitnya menjadi mereka, orang tua
tapi aku tak bisa mengelak
tak mudah pula jadi ia, sang anak
yang tak tahu apa jua
namun dituntut untuk merasa segala



