Bapak, ibu,
Masihkah nyaman berada di kursi empuk?
Masihkah berjoget ria di dalam ruangan berpenyejuk?
Masihkah terbuai dengan tunjangan rakyat yang tiap hari kau teguk?
Tulikah telingamu?
Hingga tak mendengar rakyatmu mengamuk
Butakah matamu?
Hingga tak melihat rakyatmu digebuk
Matikah hati nuranimu?
Hingga tak tergerak saat rakyatmu ditubruk
Kau pilih mundur atau justru terhibur?



